PURWODADI, (07/04/2026) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Purwodadi menghadiri kegiatan audiensi terkait penyediaan lahan untuk rencana pengembangan sarana dan prasarana Satuan Brimob Polri di wilayah Kabupaten Grobogan. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin (06/04) bertempat di Ruang Rapat Wakil Bupati Grobogan.
Audiensi ini dihadiri oleh Administratur Perhutani KPH Purwodadi beserta jajaran, Bupati Grobogan beserta jajaran, Komandan Satuan Brimob Polda Jawa Tengah beserta anggota, jajaran Polres Grobogan, Kepala Badan Perencanaan, Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Grobogan, Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan, Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Grobogan, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Grobogan, Kepala Dinas Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Grobogan, Camat Purwodadi, serta Kepala Desa Danyang dan Kepala Desa Kuripan.
Pertemuan tersebut membahas rencana pembangunan Kompi Brimob di wilayah Kabupaten Grobogan serta rencana lokasi daerah latihan tembak untuk mendukung operasional satuan. Sebelumnya, Kompi A Batalyon Brimob telah dibentuk di Kabupaten Pati, dan selanjutnya direncanakan pembentukan Kompi B di beberapa wilayah, yakni Kabupaten Grobogan, Blora, Pati, dan Jepara.
Dalam pembahasan tersebut, terdapat tiga alternatif lokasi yang diusulkan untuk pembangunan Kompi Brimob di Kabupaten Grobogan, yakni di Kelurahan Purwodadi (Jalan Gajah Mada), Kelurahan Kuripan Kecamatan Purwodadi (Jalan Bupati Sunarto), serta Kelurahan Danyang Kecamatan Purwodadi (Jalan MH. Thamrin).
Sementara itu, untuk rencana lokasi daerah latihan tembak direncanakan berada di kawasan hutan Perhutani dengan mempertimbangkan hasil survei lebih lanjut guna menentukan lokasi yang paling sesuai dan aman untuk kegiatan latihan.
Administratur Perhutani KPH Purwodadi, Untoro Tri Kurniawan, menyampaikan bahwa Perhutani pada prinsipnya mendukung berbagai program strategis pemerintah, termasuk rencana pengembangan sarana dan prasarana Brimob Polri yang bertujuan memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Perhutani pada dasarnya siap mendukung program-program strategis nasional yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan negara, termasuk rencana pengembangan sarana prasarana Brimob di wilayah Kabupaten Grobogan. Namun demikian, untuk kawasan hutan Perhutani KPH Purwodadi saat ini juga tengah berproses beberapa program lain seperti rencana pembentukan Koperasi Desa Merah Putih serta rencana pembangunan Sekolah Rakyat di wilayah hutan BKPH Jatipohon. Oleh karena itu, perlu dilakukan kajian dan survei lebih lanjut agar pemanfaatan kawasan dapat berjalan optimal, tetap memperhatikan fungsi hutan serta kepentingan masyarakat,” jelasnya.
Sementara itu, Bupati Grobogan, Setyo Hadi, menyampaikan dukungannya terhadap rencana pembentukan Kompi Brimob di wilayah Kabupaten Grobogan sebagai bagian dari upaya memperkuat keamanan dan pelayanan kepada masyarakat.
“Pemerintah Kabupaten Grobogan pada prinsipnya mendukung rencana pengembangan satuan Brimob di wilayah Grobogan. Kehadiran Kompi Brimob tentu akan memberikan dampak positif dalam menjaga stabilitas keamanan, meningkatkan kesiapsiagaan penanganan bencana, serta memperkuat pelayanan kepada masyarakat,” ungkapnya.
Di sisi lain, Komandan Satuan Brimob Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Nur Hudaya, menjelaskan bahwa pengembangan satuan Brimob di beberapa wilayah merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesiapan personel dalam menjalankan tugas pengamanan serta penanganan berbagai situasi darurat.
“Pembentukan Kompi Brimob di beberapa kabupaten, termasuk Grobogan, merupakan bagian dari penguatan organisasi dan peningkatan respons cepat terhadap berbagai potensi gangguan keamanan maupun situasi darurat. Kami berharap rencana ini dapat berjalan dengan dukungan dari seluruh pihak sehingga keberadaan Brimob nantinya benar-benar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” jelasnya.
Melalui audiensi tersebut diharapkan dapat terjalin sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, serta Perhutani dalam mendukung perencanaan pembangunan sarana dan prasarana yang bermanfaat bagi masyarakat serta tetap memperhatikan aspek tata ruang dan keberlanjutan lingkungan.
Editor : Aris