PEKALONGAN TIMUR (15/04/2026) │ Wakil Administratur KPH Pekalongan Timur, Toto Suwaranto, melaksanakan kegiatan koordinasi dengan Pemerintah Desa Wisnu terkait pengembangan lokasi wisata yang berada di wilayah Desa Wisnu, Selasa (14/04).
Kegiatan koordinasi ini dilakukan sebagai langkah awal dalam memperkuat sinergi antara Perhutani dengan pemerintah desa dalam pengelolaan dan pengembangan potensi wisata berbasis kawasan hutan. Dalam pertemuan tersebut, Wakil Administratur KPH Pekalongan Timur, Toto Suwaranto, berdiskusi langsung dengan Kepala Desa Wisnu, Bambang Sutejo, mengenai berbagai peluang pengembangan wisata yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.
Dalam suasana yang penuh keakraban, kedua pihak membahas berbagai aspek penting, mulai dari potensi lokasi wisata, aksesibilitas, kesiapan sarana dan prasarana, hingga peran masyarakat dalam mendukung pengelolaan wisata secara berkelanjutan. Selain itu, dibahas pula peluang kerja sama antara Perhutani dan pemerintah desa dalam mengoptimalkan potensi wisata alam yang ada.
Wakil Administratur KPH Pekalongan Timur, Toto Suwaranto, menyampaikan bahwa pengembangan wisata berbasis hutan merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan nilai manfaat kawasan hutan, tidak hanya dari sisi ekologi, tetapi juga ekonomi dan sosial masyarakat.
“Perhutani sangat terbuka untuk bersinergi dengan pemerintah desa dalam mengembangkan potensi wisata. Harapannya, keberadaan wisata ini dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat tanpa mengabaikan aspek kelestarian hutan,” ungkapnya.
Kepala Desa Wisnu, Bambang Sutejo, menyambut baik langkah koordinasi yang dilakukan oleh KPH Pekalongan Timur. Ia menyampaikan apresiasi atas perhatian Perhutani terhadap potensi wisata di wilayahnya serta menyatakan kesiapan pemerintah desa untuk mendukung rencana pengembangan tersebut.
“Kami sangat menyambut baik adanya koordinasi ini. Pemerintah desa siap mendukung dan bekerja sama dalam pengembangan wisata di Desa Wisnu agar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia berharap ke depan dapat segera dilakukan langkah-langkah konkret dalam merealisasikan rencana pengembangan wisata, termasuk penyusunan konsep, pembagian peran, serta penguatan kelembagaan masyarakat dalam pengelolaan wisata.
Kegiatan koordinasi ini diharapkan menjadi awal yang baik dalam membangun kolaborasi antara Perhutani dan pemerintah desa sehingga pengembangan wisata di Desa Wisnu dapat berjalan secara optimal, berkelanjutan, serta memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian masyarakat setempat.
KPH Pekalongan Timur berkomitmen untuk terus mendorong pemanfaatan kawasan hutan secara bijak dan produktif, termasuk melalui pengembangan wisata alam yang tetap mengedepankan prinsip kelestarian lingkungan. (Pkt/Ran)
Editor: Ullil
Copyright ©️ 2026